Sabtu, 19 April 2014

Lelah

Setiap malam aku selalu bertanya pada diri ku
Apa yang harus aku lakukan sebenarnya?
Aku bingung harus melakukan apa
Rasanya terlalu banyak mimpi yang telah aku rangkai

Ku coba perlahan untuk merampungkan kuliah ku
Dan ku coba untuk tetap istiqomah dengan niat ku mendalami ilmu agama ku
tetapi terkadang badan ku tak mampu melakukannya
ada rasa jenuh yang timbul dalam diriku
disaat itu lah aku diam dan tak melakukan apa"

aku mulai berpikir dan merenung kembali
Apakah aku sanggup mewujudkan mimpi itu?

Allah bantu aku untuk menjalani semua rutinitasku..
membahagiakan kedua orangtua ku
dan berguna bagi kehidupan ku dan agamaku
Amin...

Tyan Salwa (TommY wulAN SAmudra Lestari WoelAn)

Aku dulu sudah terbiasa tanpa mu
Tebiasa dengan hari-hari dan segudang kegiatanku.
Aku begitu menikmati masa-masa itu.
Tapi kini kenapa kau datang kembali?
Mengusik hidup dan hari-hari indah ku?

Kau hadir dengan membawa kisah lama kita.
Kisah yang ingin sekali aku wujudkan di masa depan.
Kasih, Aku tau kita memiliki rasa yang sama.
Aku tau kita sama-sama tersiksa dengan keadaan ini.
Tapi sabar selalu menguatkan kita.

Kasih, engkau selalu hasdir dengan senyummu.
Senyum yang indah dan aku pun tak ingin  lepas dari senyuman indah itu.

Kasih bersabarlah,
Kelak jika waktunya telah tiba aku akan mengabdikan hidup ku untuk mu.
Dan tak kan aku biarkan kamu jauh dari ku.
Cukup saat ini saja eaktu dan tempat memisahkan kita.
Aku tak mau itu terjadi lagi kelak ketika kamu sudah menjadi imam ku..

ولن سر لستر

Aku belajar dari awan
Yang selalu tergeser dengan angkuh nya angin
Aku diam di persimpangan jalan
melihat rembulan yang sedang bersinar
 Berharap sinar nya dapat menghapus kesuraman ku
Aku belajar pada dedaunan rapuh
yang tak pernah memaki kendati waktunya jatuh
Dan aku belajar pada kerinduanku padamu wahai kakakku
yang menjadikan ku tak punya rasa malu untuk menunggu mu..
  

Gundah

Malam begitu  cerah...
Azan isya telah berkumandang dengan indah di mesjid-mesjid sekitar tempat tinggal ku
Hati ini begitu teduh dan tenang mendengarnya
Tapi ntah mengapa tiba-tiba air mata mengalir deras tanpa mau dihentikan
Ada ketakutan dalam hati,

Rasanya begitu banyak ya Rabb dosa yang hamba perbuat
Sampai hamba tak tau bagaimana caranya untuk mengurangi dosa-dosa itu
Ilahi
Ampuni hamba.
Bantu hamba melewati ketakutan ini
Dan jadikan ini sebagai jalan untuk hamba menjadi pribadi yang lebih baik..
Ku mohon ya Rabb...